Home >> Berita Foto >> WARGA DUSUN KROYA SAMBUT HUT RI KE 73

WARGA DUSUN KROYA SAMBUT HUT RI KE 73

 

pendim4001

BANJARNEGARA – BHATARA,  Karyidi (45) Bersama anaknya Ridho (9) Dusun Kroya Rt/Rw 3 Desa Pasegeran. Kesadaran datang dari lubuk hati terdalam, tanpa perlu teriak saya paling Indonesia, terlihat memasang Bendera Merah Putih. Selasa (7/8).

Jiwa patriot seorang ayah ditularkan kepada anaknya untuk dijadikan panutan. Semua demi menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-73 dan menghormati para pahlawan pendiri bangsa. Jiwa nasionalisme dan semangat bela negara, bukan milik TNI-Polri atau institusi tertentu lainnya saja, namun juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Setiap WNI wajib mengibarkan bendera Merah Putih pada saat Hari Kemerdekaan, 17 Agustus, ini diatur dalam Pasal 7 ayat (3) dan ayat (4) UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Merah Putih tidak bisa dikibarkan dengan cara sembarangan. UU tersebut telah mengatur dengan detail, bahwa Bendera Negara dikibarkan dan dipasang pada tiang yang besar, tingginya harus seimbang dengan ukurang bendera dan bendera tersebut harus dipasang pada tali yang diikatkan pada sisi dalam kibaran. Sedangkan untuk bendera yang dipasang pada dinding, harus dipasang dengan cara membujur rata. UU tersebut juga memuat beberapa larangan saat pengibaran bendera, yaitu tidak boleh menyentuh tanah saat hendak dikibarkan atau diturunkan, dilarang mengibarkan bendera yang rusak, kusut, robek, luntur bahkan kusam.

pendim4002

Baca Juga>>Peresmian Akses TMMD, Tanah dan Debu di Rabat Beton Disterilkan

 

Sementara dikatakan Serga Agung Budi, anggota Satgas TMMD dari Kodim 0704 Banjarnegara, bahwa “Jangan mengibarkan Bendera Merah Putih dalam keadaan rusak atau kusam, karena jika tetap dikibarkan maka terancam pidana 1 tahun atau di denda paling banyak 100 juta. Jadi saya harap warga tidak berat untuk menghormati negara dan pahlawan dengan hal tersebut.” himbauanya agar Karyidi mengganti dan memasang bendera di depan rumah.

Lebih lanjut dikatakannya, Sebaliknya UU tidak menyebutkan sanksi terhadap warga negara Indonesia yang tidak mengibarkan bendera pada saat Hari Kemerdekaan. Kini kesadaran warga untuk mengibarkan Merah Putih berangsur-angsur tumbuh sejak upaya Satgas TMMD Reguler 102 Banjarnegara memasang ratusan ornamen Merah Putih dan umbul-umbul di lingkungan desa tersebut. Warga lainnya juga mulai berupaya menggunakan tiang setelah mendapatkan penjelasan Agung.

 

 

 

(Habib)-(pendim0704bna)

Facebook Comments

Baca Juga!..

jwsrya

Jiwasraya Ternyata Bermasalah

Bekasi-Bhatara, PT Asuransi Jiwasraya (Persero) buka-bukaan kepada kepada Komisi VI DPR RI terkait tunggakan polis. Manajemen ...

WhatsApp Image 2019-01-19 at 19.13.15

Babinsa Koramil 08/Wonotunggal Anjangsana ke Rumah Warga

Wonotunggal-Bhatara, Dalam rangka mengoptimalkan Komunikasi Sosial (Komsos) Satuan Komando Kewilayahan terhadap komponen masyarakat dengan harapan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *