Home >> Ekonomi >> Wahh… Tiket Pesawat Murah Nih

Wahh… Tiket Pesawat Murah Nih

Sent with AquaMail for Android https://www.mobisystems.com/aqua-mail

Bekasi-Bhatara, Penumpang pesawat di bebaskn dari Pelayanan Jasa Pesawat Udara ( PJP2U) atau PSC Passenger Service Charge, sejak 23 Oktober- 31 Desember 2020.

Otomatis tariff tiket pesawat di bebakan kepada masyarakat selama periode tersebut lebi murah.

 

Hal itu di karenakan pemritah telah meluncurkan stimulasi penerbangan Rp 215 M,

Stimulasi di berikan pada 2 kategori yaitu subsidi pembebasan tariff PJPU2U sebesar Rp 175 M dan bantuan kalibrasi Rp 40 miliar lebih untuk AirNav, Angkasa Pura I, dan Angkasa Pura II.

Kementerian Perhubungan juga membuka peluang stimulus penerbangan untuk industri tersebut diperpanjang. Dari yang awalnya hanya sampai 31 Desember 2020, kemungkinan bisa diperpanjang hingga Juni 2021.

“Kami harapkan program ini bisa efektif atasi akibat COVID-19 yang bikin airline suffer dan bisa kontinyu. Prospeknya kami berharap Januari dan Juni 2021 akan diteruskan. Sambil melihat perkembangannya seperti apa,” kata Novie dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/10/2020).

Dengan begini diharapkan dapat menambah frekuensi penerbangan di rute eksisting dan bandara dapat meningkatkan utilisasi slot time penerbangan.

Stimulus ini hanya berlaku di 13 bandara

Dibebaskannya PJP2U hanya berlaku di 13 bandara. Yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Bandara Internasional Kualanamu Medan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandara Internasional Yogyakarta Kulon Progo, Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Internasional Lombok Praya.

Selanjutnya, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Bandara Internasional labuan Bajo, Bandara Internasional Silangit, Bandara Internasional Banyuwangi, dan Bandara Adisucipto Yogyakarta.

Besaran PJP2U masing-masing bandara berbeda. Sebagai gambaran untuk 5 bandara PT Angkasa Pura II, berikut besarannya:

– Rp130.000/pax untuk keberangkatan dari Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

– Rp85.000/pax untuk keberangkatan dari Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta

– Rp50.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Halim Perdanakusuma

– Rp60.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Silangit

– Rp65.000 /pax untuk keberangkatan dari Bandara Banyuwangi

– Rp100.000/pax untuk keberangkatan dari Bandara Kualanamu

Tarif PSC tersebut akan tetap dibayarkan kepada PT Angkasa Pura II, namun bukan dari penumpang pesawat melainkan dari pemerintah menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

 

 

 

( Sumber : Detik.com )

 

 

 

 

 

[Nz]
Facebook Comments

Baca Juga!..

image_750x_5f82ddd2a230e

Pengusaha Travel Banting Stir Budidaya Anggrek Di Masa Pendemi

Bekasi-Bhatara, Di masa pendemi ini banyak orang yang mengeluh akan pendapatanya yang menurun ataupun terhenti ...

kkk

Omzet Pengusaha Ikan Koi Banyuwangi Meningkat Di Masa Pendemi ini

Bekasi-Bhatara, Dalam masa pendemi ini banyak perusahaan atau pengusaha mengalami penurunan daya jual kepada masyarakat. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *