Home >> Ekonomi >> PUPR Tengah Mempercepat Pengerjaan Tol Japek (jakarta-cikampek)

PUPR Tengah Mempercepat Pengerjaan Tol Japek (jakarta-cikampek)

038279800_1561708219-Tol_Cikampek

Bekasi-Bhatara,  Saat ini PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) tengah mempercepat pekerjaan Tol layang Jakarta-Cikampek (japek) II sepanjang 36,4 Km.

 

Menteri Basuki mengatakan selesainya jalan tol ini sudah sangat di tunggu oleh masyarakat pasalnya tol ini akan memeperlancar kegiatan masyarakat di kawasan metropolitan yang saat ini sudah sangata padat..

 

 

tol ini akan menunjang angkutan logistik dari Pelabuhan Tanjung Priok ke 3 kawasan industri di Cikarang, Karawang dan Cibitung maupun arus lalu lintas dari Jakarta ke arah Bandung dan ke arah Tol Trans Jawa.

“Iya benar, sesuai arahan Bapak Menteri PUPR, Tol Japek II agar segera dioperasikan akhir November atau awal Desember 2019 supaya bisa digunakan saat mudik Natal dan Tahun Baru mendatang,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit  Sabtu (9/11/2019).

Danang menilai, skema tarif tengah dibahas disesuaikan dengan tarif pada ruas tol eksisting atau dilakukan rebalancing.

Humas Kementerian PUPR

“Masih kami bahas terus dengan Ditjen Bina Marga dan PT. Jasa Marga, mudah-mudahan dapat disepakati skemanya sebelum Natal,” tambah Danang.

Untuk diketahui, Tol Layang Japek II akan menambah kapasitas Tol Japek yang ada dibawahnya serta memisahkan antara arus lalu lintas jarak pendek dengan arus lalin jarak jauh.
Kendaraan tujuan jarak pendek akan menggunakan Tol Japek, sementara kendaraan tujuan jarak jauh terutama golongan I dan II menggunakan Tol Layang Japek II.

Tol Layang Japek II berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500).

Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol  (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT. Jasa Marga.

Proyek pembangunan Jalan Tol  Japek merupakan bentuk kerja sama operasi (KSO) antara PT Waskita Karya bersama PT Acset Indonusa Tbk memiliki biaya konstruksi sebesar Rp 11,69 triliun.

Selain itu, Kementerian PUPR  bersama Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) telah melakukan rangkaian uji beban pada Jalan Tol  Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II.

Pengujian beban pertama sudah dilakukan di ruas KM 39 yang memiliki bentang jembatan sepanjang 75 meter dengan menggunakan 16 truk berbobot masing-masing 40 ton terdiri dari uji statis dan dinamis.

Pengujian beban ke dua dilakukan pada Ruas KM 19.

Sementara pengujian beban ke tiga dilakukan pada Jembatan KM 10 dan pengujian beban terakhirpada jembatan di area 2 (P194 – P197) KM 22.

 

 

(sumber : Gridoto.com )

 

 

[ndi]

 

Facebook Comments

Baca Juga!..

ec3bd3cc-53ee-4fee-812d-2dcd2b5574ce_169

Besok Senin, Menhub Akan Resmikan Bandara Letung DI Kabupaten Anambas

Bekasi-Bhatara, Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan (Menhub) akan meresmikan bandara Udara Letung Yang terletak ...

images (1)

Solusi Pembiayaan Untuk Akses Air Bersih Di Daerah Kekeringan

Bekasi-Bhatara, Isu kekeringan air bersih di Indonesia belum berenti Kususnya soal akses iar bersih. Untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *