Home >> Nasional >> Harga Emas Antam Hari Ini 14 Oktober Anjlok Ke Rp1,007 Juta Per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 14 Oktober Anjlok Ke Rp1,007 Juta Per Gram

emas antam

Bekasi-Bhatara, Harga emas turun Rp8.000 dari Rp1,015 juta per gram pada Selasa (13/10/2020). Harga emas PT Aneka Tambang (persero) Tbk atau Antam  Melonjak hingga berada di posisi Rp1,007 juta per gram pada Rabu ( 14/10/2020) .

Begitu pula, dengan harga pembelian kembali (buyback) yang tercatat turun Rp9.000 per gram dari Rp909 ribu menjadi Rp900 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp537 ribu, 2 gram Rp1,97 juta, 3 gram Rp2,93 juta, 5 gram Rp4,85 juta, 10 gram Rp9,64 juta, 25 gram Rp23,98 juta, dan 50 gram Rp47,89 juta.

 

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp95,71 juta, 250 gram Rp239,01 juta, 500 gram Rp477,82 juta, dan 1 kilogram Rp955,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.891,8 per troy ons atau turun 0,15 persen. Harga emas di perdagangan spot pun terkoreksi 0,36 persen menjadi US$1.884,57 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memproyeksi harga emas kembali tertekan hari ini. Menurutnya, harga emas internasional akan bergerak dalam rentang support US$1.850 per troy ons dan resistance US$1.920 per troy ons.

Ariston menyatakan harga emas berpeluang melemah karena belum ada kejelasan dari paket stimulus ekonomi AS terkait penanganan pandemi covid-19. Partai Demokrat AS menolak proposal stimulus yang akan dikucurkan pemerintah sebesar US$1,8 trilun.

“Partai Demokrat bersikukuh dengan proposalnya senilai US$2,2 triliun,” kata Ariston.

Menurut Ariston, pasar menanti keputusan pemerintah dan DPR AS terkait paket stimulus ekonomi AS jilid II. Jika stimulus tak dikeluarkan, maka akan mengganggu pemulihan ekonomi di AS.

“Tidak dikeluarkannya stimulus bisa mengganggu pemulihan ekonomi di AS yang mendorong kekhawatiran pasar,” pungkas Ariston.

 

 

 

( Sumber : Cnn.com )

 

 

 

[Ndi]


Facebook Comments

Baca Juga!..

sri

Tiap Ada PSBB, Pendapatan Pajak Tertekan

  Bekasi-Bhatara, Pendemi virus corona (Covid-19) telah menekan pendapatan negara terutama dari sisi perpajakan, Menteri ...

Mulai Hari ini, KRL Beroperasi Normal

Mulai Hari ini, KRL Beroperasi Normal

Jakarta – Bhatara, Mulai hari ini senin, 19 Oktober 2020, pengguna Transportasi Umum Kereta Api dapat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *