Home >> Peristiwa >> Enam Polisi Yang Bawa Senjata Api Saat Pengamanan Demo Mahasiswa Di Bebas Tugaskan

Enam Polisi Yang Bawa Senjata Api Saat Pengamanan Demo Mahasiswa Di Bebas Tugaskan

karopenmas-divisi-humas-polri-brigjen-pol-mohammad-iqbal_20180807_192009

Bekasi-Bhatara, Karena membawa senjata api saat pengamanan enam polisi di kendari di bebas tugaskan, polisi tersebut membawa senjata api saat pengamanan demo ribuan mahasiswa di Kendari pada 26 Setember 2019.

Perbuatan mereka dianggap melanggar standar operasional prosedur (SOP).

Dedi Prasetyo  selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) mengatakan ketika dikonfirmasi wartawan, “Dibebastugaskan dari Reskrim dan Intel karena sedang jalani proses riksa sampai persidangan pelanggaran disiplinnya,”Senin (7/10/2019).

Ditemui terpisah, Asep Adi Saputra selaku Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol), menyampaikan bahwa polisi mendalami dua perkara yang berbeda.

Perkara pertama yakni meninggalnya dua mahasiswa saat demo menolak UU KPK dan sejumlah rancangan undang-undang di Kendari, 26 September 2019.

Kedua mahasiswa yang meninggal itu adalah Randi (21), mahasiswa Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan dan Muh Yusuf Kardawi (19), mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Saat demo tersebut, seorang ibu hamil juga terluka akibat tertembak peluru di bagian kakinya. Saat itu, ibu hamil tersebut sedang berada di rumahnya.

Terkait perkara tersebut,Asep mengatakan bahwa proyektil yang menewaskan Randi, maupun peluru yang mengenai ibu hamil, akan diuji balistik ke Belanda dan Australia.

“Proyektil yang menyebabkan kematian saudara Randi dan juga yang menembus 1 ibu hamil, untuk kepastian yang lebih profesional dan menjamin kepastiannya maka proyektil ini akan diuji juga ke Belanda dan Australia,” ujar Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).

Sementara itu, perkara kedua yakni mengenai keenam anggota polisi yang diduga melanggar SOP. Kedua perkara itu, kata Asep, masih didalami keterkaitannya.

“Yang jelas benang merahnya itu kita masih terus coba dalami,” ucap dia.

 

 

(sumber : Kompas.com )

 

 

[ndi]
Facebook Comments

Baca Juga!..

Sekjen-PA-212-Bernard-Abdul-Jabbar

Polisi Sudah Menetapkan Sekjen PA 212 Tersangka Atas Penganiayaan Ninoy Karundeng

Bekasi-Bhatara, Bernadus Doni alias Bernard Abdul Jabbar ( Sekjen PA 212 ) ditetapkan sebagai tersangka ...

ninoy-karundeng

Ninoy Karundeng di culik dan Eksekusi Ala Isis

Bekasi-Bhatara, Relawan Presiden Jokowi Dodo (jokowi) Yang Bernama Ninoy Karundeng menagalami hari yang tidak baik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *