Home >> Kesehatan >> Check Point Dihilangkan di PSBB Kota Serang

Check Point Dihilangkan di PSBB Kota Serang

psbb-buol

Bhatara-Serang, Pemerintah Kota Serang, Banten. Memutuskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diperpanjang selama 14 hari. Hal itu dilakukan usai Pemkot Sereang melihat angka kasus Covid-19 mengalami peningkatan pada PSBB jilid ke 1 dari 10-24 September 2020.

Seperti dilansir dilaman Kompas.com, Berdasarkan SK Wali Kota Serang , perpanjangan PSBB dimulai dari 28 September 2020. “Diperpanjang lagi 14 hari karena ada instruksi Gubernur dan kasus Covid yang masih meningkat,” ujar Wali Kota Serang Syafrudin, Jumat (25/9).

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas menambahkan, Pemkot Serang meniadakan check point atau titik pemantauan di 8 titik pintu masuk Kota Serang pada PSBB kali ini. “Dengan pola dan strategi berbeda, kalau di PSBB awal bermain di check point. Mungkin di tahap kedua ini merumuskan meniadakan check, tapi memperbanyak peningkatan disiplin,” ucap Hari.

Selain itu, Pemkot Serang akan menekan kasus dan memfokuskan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di klaster-klaster baru.

“ Lebih perbanyak testing, penyemprotan di area klaster, sekaligus melakukan pembersihan internal melibatkan RT/RW setempat. Lokasi klaster istilahnya, agar tidak menyebar,” lanjut Hari.

Selama pandemi, klaster terbanyak di Kota Serang berasal dari keluarga dan perkantoran. Untuk menanggulangi klaster keluarga, Pemkot Serang merencanayakn untuk mencari  tempat isolasi bagi pasien yang tidak disiplin dalam menjalani isolasi mandiri.

“Kita Menyiapkan rumah singgah untuk pasien yang isolasi positif, yang OTG tapi tidak disiplin melaksanakan protokol kesehatan diri sendiri,” ucapnya.

Berdasarkan hasil analisis Dinkes Kota Serang, Gedung PKPRI Serang menjadi tempat yabng cocok untuk isolasi pasien Covid-19 seperti diungkap Hari.

Data terbaru Dinkes Kota Serang, kasus terkonfirmasi sebanyak 195 orang, terdiri dari 27 orang yang dirawat di rumah sakit dan 75 orang menjalani isolasi mandiri. Kemudian, 88 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19, sementara 6 orang meninggal dunia akibat virus COVID-19.

 

 

 

 

 

Sumber : Kompas.com

(Yra)

Facebook Comments

Baca Juga!..

54c

Waspada HIV/AIDS Juga Ditekankan Di Sasaran TMMD

Batang-Bhatara, Kesiapan peran Puskesmas sangat penting dalam mencapai target Angka Kematian di Indonesia. Oleh karena ...

17

Bidan Desa Ini Sukseskan TMMD Melalui KIA

Batang-Bhatara, Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) selain mengerjakan sasaran fisik juga melaksanakan kegiatan non ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *